Dulu, saya pernah minta salah seorang teman untuk meramal garis tangan saya. Dari beberapa hal yang ia ceritakan dari hasil membaca garis tangan tersebut, salah satunya adalah bahwa saya ‘ditakdirkan’ untuk selalu tergantung pada orang lain secara finansial. Dengan asumsi bahwa yang dimaksud dengan ‘orang lain’ ini adalah orang tua saya, maka cukup miris juga mendengarnya. Buset, masa’ sih, bakal terus-terusan nyusahin orang tua? Well, terlepas dari benar tidaknya ramalan tersebut, sejak saat itu saya memutuskan untuk berusaha sekuat tenaga agar bisa hidup mandiri dan tidak lagi bergantung kepada orang lain. Itulah visi dan tujuan saya dahulu pada saat memulai bisnis internet.

Efek bawah sadar dari sebuah visi ternyata sangat luar biasa. Dari apa yang saya alami hingga saat ini, itulah yang membuat saya tetap fokus dan tidak berhenti berusaha meskipun banyak cobaan yang datang. Dan bisa saya katakan, dalam dunia bisnis internet yang perlu kerja keras dan pemikiran yang matang yang kita jalani sekarang, sudah sewajarnya tiap pebisnis internet memiliki visi dan targetnya masing-masing.

Memang apa beda antara visi dan target?

Bagi saya (karena saya tidak menggunakan KBBI sebagai acuan), visi adalah tujuan akhir atau tujuan jangka panjang yang ingin kita capai. Sedangkan target adalah tujuan jangka pendek yang harus tempuh untuk mencapai tujuan jangka panjang yang kita miliki.

Alhamdulillah sejak tahun kemarin visi saya sudah terpenuhi. Untuk dapat mencapai visi tersebut, saya menetapkan beberapa target jangka pendek yang harus dipenuhi secara berurutan. Misalnya:

  • Mendapatkan penghasilan dari internet sebesar $100 / bulan
  • Mendapatkan penghasilan dari internet sebesar $500 / bulan
  • Mendapatkan penghasilan dari internet sebesar $1,000 / bulan
  • Mendapatkan penghasilan dari internet sebesar $10,000 / bulan

Nah, jika visi berfungsi sebagai penjaga agar kita tetap fokus dan tidak berhenti di tengah jalan, target berfungsi sebagai pengarah tindakan dan keputusan apa saja yang harus kita ambil. Sebagai contoh, untuk dapat memperoleh penghasilan sebesar $100 / bulan, langkah-langkah yang perlu saya lakukan adalah:

  • Memiliki 1 sampai 3 blog yang di-updet secara rutin
  • Mengoptimasi blog-blog tersebut, baik dari sisi tampilan, SEO, dan peletakkan iklan
  • Menggunakan PPC sebagai sumber penghasilan

Apabila target tersebut telah tercapai, maka strategi berikutnya ditetapkan berdasarkan target kita selanjutnya. Dalam contoh kasus ini, memperoleh penghasilan sebesar $500 / bulan. Langkah-langkah yang ditempuh misalnya:

  • Memiliki 4-6 blog yang di-updet secara rutin
  • Mengoptimalkan blog-blog tersebut, baik dari sisi tampilan, SEO, dan peletakkan iklan
  • Menggunakan PPC dan affiliate sebagai sumber penghasilan

Kedua contoh di atas saya rasa sudah cukup untuk menjelaskan mengenai perbedaan visi dan target, serta penerapan masing-masing. Dan ingat, meskipun visi adalah tujuan jangka panjang, tidak ada salahnya jika suatu saat, apabila visi Anda telah terpenuhi, Anda merevisi visi tersebut dengan visi lain yang lebih sesuai dengan kondisi Anda. Visi saya sendiri saat ini adalah menemukan sistem yang tepat untuk meningkatkan penghasilan dan mengurangi waktu kerja. Perpindahan fokus dari blog monetizing ke digital product creation adalah salah satu strategi pencapaian target yang saya tempuh.

Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda memiliki visi dalam berbisnis internet? Jika berkenan, mohon sekiranya untuk di-share di sini