Setelah sebelumnya dijelaskan bahwa bisnis internet itu butuh modal, maka mungkin yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, seberapa besar sih modal yang harus dipersiapkan sebelum kita masuk ke bisnis internet? 100 ribu kah? 1 juta kah? 10 juta kah? 1 milyard kah? Hehehe, emangnya mau beli sahamnya Google sampai harus nyiapin 1M segala 🙂 Jawabannya sih sebenarnya relatif, tergantung dari jenis bisnis internet yang ingin Anda seriusi. Masih ingat kan jenis-jenis bisnis internet itu apa saja? Kalau sudah lupa, buka contekan dulu deh di presentasi bisnis internet yang pernah saya posting dulu.

Di luar modal-modal tambahan yang bersifat tentatif tersebut, saya mencoba untuk memberikan perkiraan modal bisnis internet (yang berupa uang atau materi), baik untuk modal awal maupun modal bulanan, sebagai berikut:

Plan 1

Asumsi, Anda belum memiliki komputer sendiri dan tidak bisa menggunakan fasilitas komputer dan internet di kantor dengan bebas (atau emang pengangguran).

Sewa warnet, rata-rata 2 jam / hari @ Rp 2.000,- = Rp 120.000,- / bulan
Transport ke warnet @ Rp 5.000,- / hari = Rp 150.000,- / bulan
Hosting = Rp 50.000,- / bulan
Domain @ Rp 120.000,- per tahun = Rp 10.000,- / bulan
—–
Total = Rp Rp 330.000,- / bulan tanpa modal awal

Plan 2

Asumsi, Anda mengeluarkan modal ekstra untuk membeli komputer atau laptop sehingga bisa bekerja di rumah.

Beli komputer / laptop = Rp 3.000.000,-
Beli modem mobile = Rp 1.000.000,-

Biaya mobile internet = Rp 150.000,- / bulan
Biaya listrik = Rp 100.000,- / bulan
Hosting = Rp 50.000,- / bulan
Domain @ Rp 120.000,- per tahun = Rp 10.000,- / bulan
—–
Total = Rp 420.000,- / bulan dengan modal awal sebesar Rp 4.000.000,-

Angka nominal di atas memang hanya perkiraan saja, tapi setidaknya bisa memberikan gambaran agar persiapan bisnis internet Anda bisa menjadi lebih total. Saya sengaja memasukkan hosting dan domain karena hampir semua bisnis internet membutuhkannya. Setidaknya, secara personal Anda akan membutuhkan sebagai sarana self branding, sesuatu yang (sebenarnya) sangat diperlukan untuk bertahan di bisnis internet. Selain itu, saya sengaja tidak memasukkan faktor X yang bersifat individu ke dalam perkiraan di atas. Contohnya adalah apabila yang bersangkutan dapat menggunakan fasilitas internet secara gratis di kantor. Atau mendapat hibah laptop dari orang tua atau saudara.

Bagaimana jika tidak ada uang untuk dijadikan modal? Ingat, modal tidak hanya berupa materi saja, skill Anda juga adalah sebuah modal yang berharga. Ini akan dibahas lain waktu. Terus jika benar-benar tidak ada modal berupa uang atau skill? Apa harus ke laut aja deh loe? Nggak lah. Meskipun modal dengkul itu gak ada, tapi Anda bisa saja bermodal dengkul dan dahi. Apa itu? Banyak-banyak bersujud dan berdoa kepada-Nya.