Bagi traveller, baik yang sekedar bepergian untuk suatu keperluan atau yang menjadikannya sebagai hobi, ada beberapa persiapan yang penting untuk dibereskan sebelum hari H. Yang pertama, dan yang paling utama, adalah masalah transportasi. Entah itu naik pesawat, kereta api, atau jalan kaki, sudah pasti sebelum travelling itu yang kita putuskan terlebih dahulu. Yang kedua adalah mengenai akomodasi, apakah akan menginap di hotel berbintang, losmen seadanya, atau numpang tidur di masjid (eh saya aja pernah tidur di stasiun loh #bangga). Lalu, hotel atau losmen mana yang layak untuk ditempati dan sesuai dengan budget kita, berapa lama durasinya, dan sebagainya. Dan yang ketiga tentu saja adalah masalah budget, yang disesuaikan dengan dua poin sebelumnya, serta tujuan kita bepergian. Jangan sampai ketika sudah sampai di tempat tujuan, kita cuma bisa plonga-plongo gara-gara salah menghitung dana  :cd

Kali ini kita akan membahas mengenai Agoda, sebuah situs yang menyediakan jasa reservasi kamar hotel secara online. Jaringannya cukup luas. Tidak hanya hotel berbintang saja, yang kelas backpacker pun tersedia, sehingga benar-benar mampu melayani semua golongan. Di dalam maupun di luar negeri pun tidak ada masalah.

Namun salah satu keunggulan utama Agoda yang saya yakin banyak disukai oleh pebisnis online adalah ia menerima pembayaran melalui Paypal. Jarang ada penyedia jasa booking hotel yang seperti ini. Saya sendiri sudah sering merasakan mudahnya melakukan pemesanan kamar di Agoda dan melakukan pembayaran instan menggunakan uang ‘virtual’ tersebut.

Di sisi lain, selain sebagai ‘pengguna’, Anda juga bisa memanfaatkan Agoda untuk membuka bisnis reservasi kamar hotel berjaringan internasional. Ya, Agoda memiliki sistem afiliasi bernama Agoda Partners dimana Anda bisa menawarkan jasa mereka kepada siapa saja yang sedang membutuhkan tempat untuk menginap. Bahkan, sistem mereka juga memungkinkan Anda untuk melakukan pemesanan bagi orang lain, sehingga jika diinginkan, Anda bisa membuka biro jasa travel secara mandiri  :2thumbup

Sebagai affiliate, setelah Anda mendaftarkan diri dan aplikasi pendaftaran Anda disetujui oleh pihak Agoda, Anda punya 2 pilihan dalam melakukan implementasi — apakah akan memanfaatkan database yang mereka sediakan (harus diproses dan di-coding secara manual karena mereka hanya menyediakan database saja) atau, yang lebih gampang, meletakkan form pemesanan kamar di situs Anda, sehingga nantinya, bila ada yang melakukan reservasi melalui form tersebut, Anda akan mendapatkan komisi yang jumlahnya sekitar 2%-4% dari total biaya reservasi.

Penampakan form reservasinya seperti di bawah ini.

Form Reservasi Agoda

Jika dibandingkan dengan afiliasi sejenis, tampilan form reservasi Agoda bisa dibilang yang paling cupu. HotelsCombined misalnya, punya tampilan yang lebih ciamik. Sayang saya belum sempat menguji performanya sehingga belum bisa membandingkannya dengan Agoda. Mungkin ada yang bisa mengkomparasi?

Oh ya, selain dua cara di atas, Anda juga bisa meminta akses XML ke pihak Agoda, yang apabila disetujui, memungkinkan Anda untuk mengambil data hotel secara dinamis dan real-time. Seperti misalnya data ketersediaan kamar dan juga harga kamar. Untuk yang satu ini, mereka akan menanyakan pengalaman Anda dalam menggunakan API untuk mengakses XML serta contoh situs / proyek berbasis API dan XML yang pernah Anda buat sebelumnya.

Untuk payout, batas minimal pembayaran adalah $200. Memang agak ‘berat’, tapi enaknya, komisi akan langsung masuk ke rekening bank kita, biasanya paling lambat 1 minggu dari jadwal payout mereka (tiap tanggal 15). Di sini saya menggunakan rekening BCA dan dalam dua kali pembayaran komisi belum pernah ada masalah  :thumbup

Yang agak kurang nyaman adalah laporan komisinya dimana kita hanya bisa melihat penghasilan kita pada bulan tertentu saja. Tidak ada pula history pembayaran komisi sehingga kita harus mengingat-ngingat sendiri kapan terakhir kita mendapatkan bayaran untuk bisa menghitung total komisi kita berikutnya. Jika tidak mau ribet, seperti yang saya lakukan, ‘ganggu’ saja support mereka dan minta mereka untuk menghitung jumlah total komisi Anda, hehehe.

Contoh laporan komisi dapat dilihat di bawah ini. Berhubung saya kurang tahu aturan disclosure yang diterapkan di Agoda, bagian-bagian yang (saya rasa) sensitif sengaja ditutupi, ya :)

Contoh Laporan Komisi

Seperti disebutkan di dua paragraf sebelumnya, saya sudah dua kali menerima pembayaran dari Agoda. Insyaallah, Desember besok saya akan mengantongi yang ketiga.

Payout pertama saya capai dalam waktu 1 tahun karena pada saat itu masih sekedar coba-coba dan dari hasil googling saya sama sekali tidak menemukan ada orang yang pernah dibayar oleh Agoda :D

Payout kedua saya capai dalam waktu 6 bulan. Begitu terbukti membayar, saya langsung kebut dari sisi optimasi situs dan duplikasi jala alias duplikasi situs-situs yang bisa menangkap calon tamu hotel.

Payout ketiga besok sama dengan sebelumnya, tercapai dalam waktu 6 bulan. Bedanya, komisinya hampir 2x lipat dari payout kedua :)

Mencoba mendulang dolar dari bisnis reservasi kamar hotel ini memang bisa dibilang gampang-gampang susah. Di satu sisi, banyak calon pelanggan yang bertebaran. Selain itu bisnis ini tidak akan pernah mati alias akan selalu ada peluang. Namun di sisi lain, tingkat kompetisinya cukup tinggi. Salah satu situs saya, mengenai review hotel di Surabaya, meski ada di halaman satu, tapi harus bersaing dengan situs resmi hotel-hotel yang ada di Surabaya serta situs penyedia jasa reservasi lainnya, termasuk situs Agoda sendiri  :takut

Bagaimana bagi pemula? Menurut saya justru di sini kuncinya. Asalkan Anda juga pelaku travelling, dan sering menginap di hotel / losmen / guest-house, saya yakin peluang Anda akan terbuka lebar di bisnis ini. Poin utama yang bisa meyakinkan calon pelanggan untuk percaya dan mau melakukan pemesanan kamar melalui situs Anda adalah review yang Anda berikan. Dan review yang meyakinkan tentu saja adalah review dari orang yang memang pernah menginap di hotel yang bersangkutan, tidak hanya sekedar cari dan comot informasi dari berbagai sumber.

Saya yakin jika Anda di pihak calon pelanggan tentu Anda juga akan melakukan hal yang sama.

Nah, dengan demikian, di bisnis ini tidak ada pembatas antara pemula maupun yang sudah mahir. Review yang meyakinkan adalah kuncinya. Jika memang Anda jarang bepergian, lakukan saja sedikit demi sedikit. Buat review dan sampaikan pengalaman Anda menginap di sebuah hotel, lalu atur agar form reservasi dari Agoda secara default akan memilih dan menampilkan info ketersediaan kamar dari hotel yang Anda buat reviewnya itu. Jangan khawatir, jika nantinya orang tidak jadi memesan kamar di hotel tersebut dan memilih hotel yang lain, asalkan ia memanfaatkan form reservasi milik Anda, komisi tetap akan masuk ke kantung kok. Enak, kan?

Selain menggunakan review, Anda juga bisa membuat artikel mengenai hotel yang lebih spesifik. Misalnya saja, daftar hotel murah di suatu tempat, hotel yang family-friendly, dan sebagainya.

Oh ngomong-ngomong, saya sudah beritahu belum kalau cookies Agoda berlaku selama SATU TAHUN?